Abstract
Sectio caesarea (SC) merupakan salah satu prosedur persalinan yang meninggalkan luka operasi dan membutuhkan proses penyembuhan yang optimal. Faktor yang memengaruhi proses ini meliputi usia, kondisi gizi, tingkat mobilisasi, pendidikan, sumber informasi, serta adanya penyakit penyerta. Bila penyembuhan luka tidak berjalan baik, dapat timbul risiko infeksi dan komplikasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan analitik dengan rancangan cross sectional dan dilaksanakan di RS Sentra Medika Cikarang pada Juli–Agustus 2025. Populasi penelitian adalah seluruh ibu nifas pasca SC dengan sampel 59 responden yang ditentukan melalui purposive sampling. Variabel bebas meliputi usia, pendidikan, status gizi, mobilisasi, sumber informasi, dan penyakit penyerta, sedangkan variabel terikat adalah penyembuhan luka pasca SC. Data dikumpulkan melalui observasi dan kuesioner, selanjutnya dianalisis menggunakan uji Chi-square dengan tingkat signifikansi 95% (α = 0,05). Hasil penelitian menunjukkan hubungan yang signifikan antara status gizi (p = 0,005), mobilisasi (p = 0,004), pendidikan (p = 0,011), dan sumber informasi (p = 0,000) dengan penyembuhan luka. Sementara itu, usia (p = 0,261) dan penyakit penyerta tidak memiliki hubungan yang bermakna. Kata Kunci: Penyembuhan Luka, Mobilisasi, Status Gizi, Pendidikan, Sumber Informasi
Cite
CITATION STYLE
Fadilah, N., Musmundiroh, M., Widaningsih, I., & Simanjuntak, H. (2025). DETERMINASI FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PENYEMBUHAN LUKA PADA IBU NIFAS PASCA SC. Jurnal Kesehatan Tambusai, 6(4), 15082–15091. https://doi.org/10.31004/jkt.v6i4.50378
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.