Abstract
Pandemi COVID-19 memberikan berbagai macam dampak, terutama dalam sisi kesehatan. Selain adanya beban kerja yang meningkat pada tenaga kesehatan, kemudian juga menimbulkan stres yang dapat menyebabkan berbagai masalah kesehatan fisik dan mental, termasuk gangguan tidur, gangguan makan, kelelahan, dan gangguan kecemasan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis strategi pengelolaan stres pada tenaga kesehatan selama pandemi COVID-19. Teknik yang diterapkan dalam studi ini adalah metode kualitatif dengan pendekatan studi literatur, yang melibatkan pengumpulan dan analisis artikel ilmiah serta laporan penelitian terkait topik tersebut. Penelitian ini mengungkapkan hasil bahwa beban kerja yang berlebihan, risiko infeksi, dan tekanan emosional yang terus-menerus merupakan faktor utama penyebab stres pada tenaga kesehatan. Strategi pengelolaan stres yang efektif meliputi pelatihan manajemen stres, dukungan sosial, konseling psikologis, keseimbangan kerja-hidup, dan akses ke sumber daya kesehatan mental. Implementasi program dukungan mental yang tepat dapat mengurangi tingkat stres dan burn out, meningkatkan kesejahteraan mental, serta meningkatkan kinerja dan kepuasan kerja tenaga kesehatan.
Cite
CITATION STYLE
Shalahuddin, M. A., & Mubarok, M. M. (2023). Pengelolaan Stres pada Tenaga Kesehatan selama Pandemi. Maternal & Neonatal Health Journal, 4(1), 26–30. https://doi.org/10.37010/mnhj.v4i1.1610
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.