Abstract
Penyandang disabilitas merupakan seseorang dengan karakteristik khusus yang berdampak pada keterbatasan dalam beraktivitas sehingga perlu adanya penanganan khusus agar dapat mengoptimalkan potensi yang dimiliki. Keterbatasan-keterbatasan yang dialami oleh penyandang disabilitas memiliki pengaruh terhadap penerimaan dirinya. Keterbatasan yang dialami membuat penyandang disabilitas merasakan stres, rendah diri, dan merasa kesepian. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dinamika penerimaan diri penyandang disabilitas, khususnya penyandang disabilitas fisik pasca-lahir. Penelitian ini menggunakan metode literature review dengan tipe narrative review. Hasil dari penelitian ini menjelaskan bahwa terdapat empat fase yang dilalui oleh penyandang disabilitas dalam proses menerima dirinya, yaitu fase penolakan, fase konflik, fase penyesuaian diri, dan fase menerima.
Cite
CITATION STYLE
Agustina, E., & Valentina, T. D. (2023). Penerimaan Diri Penyandang Disabilitas. Psychopreneur Journal, 7(1), 29–45. https://doi.org/10.37715/psy.v7i1.3534
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.