REVIEW : AKTIVITAS ANTIHIPERGLIKEMIK DAN HIPOLIPIDEMIK EKSTRAK PEPAYA ( Carica papaya Linn ) TERHADAP TIKUS DIABETES YANG DI INDUKSI OLEH ALOKSAN DAN GLIBENKLAMID

  • Sukmawati S
  • Susilawati Y
  • Milanda T
N/ACitations
Citations of this article
23Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Diabetes adalah gangguan metabolisme pada tubuh disebabkan abnormalitas sekresi insulin, kerja insulin atau keduanya, yang ditandai dengan gangguan metabolisme karbohidrat, lemak, dan protein. Satu satu tumbuhan obat yang memiliki aktivitas antihiperglikemik dan hipolipidemikadalah pepaya(CaricapapayaLinn).Dari hasil review beberapa artikel diketahui bahwa ekstrak air biji pepaya. ekstrak air daun pepaya dan ekstrak metanol kulit batang pepaya menunjukkan adanya aktivitas antihiperglikemik. Waktu penelitian bervariasi selama 21 dan 30 hari, menggunakan tikus yang diinduksi oleh aloksan dan glibenklamid. Dosis efektif pada pengujian ekstrak air biji pepaya dan ekstrak daun pepaya adalah  400 mg/kg bb, sedangkan dosis efektif pada ekstrak metanol kulit batang pepaya adalah 500 mg/kg bb

Cite

CITATION STYLE

APA

Sukmawati, S., Susilawati, Y., & Milanda, T. (2018). REVIEW : AKTIVITAS ANTIHIPERGLIKEMIK DAN HIPOLIPIDEMIK EKSTRAK PEPAYA ( Carica papaya Linn ) TERHADAP TIKUS DIABETES YANG DI INDUKSI OLEH ALOKSAN DAN GLIBENKLAMID. Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi, 7(2), 279. https://doi.org/10.30591/pjif.v7i2.986

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free