Abstract
Obesitas kini dinyatakan oleh World Health Organization (WHO) sebagai epidemi global, serta menjadi suatu masalah kesehatan yang harus segera ditangani. Obesitas menjadi masalah diseluruh dunia karena prevalensinya yang meningkat pada orang dewasa dan anak baik di negara maju maupun negara berkembang. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis kebiasaan makan dan aktivitas fisik pada remaja di SMA Negeri 1 Bireuen Kecamatan Kota Juang Kabupaten Bireuen Tahun 2017. Jenis penelitian adalah kasus-kontrol dengan sampel penelitian adalah remaja SMA Negeri 1 Bireuen Kelas XI dan XII sebanyak 82 sampel masing-masing 41 kasus dan 41 kontrol. Pengambilan sampel dilakukan dengan cara simple random sampling, analisa data dilakukan dengan uji statistik univariat, bivariat dan multivariat menggunakan regresi logistik. Hasil penelitian pada analisa bivariat menunjukkan ada hubungan yang signifikan antara kebiasaan mengkonsumsi sumber energi, kebiasaan mengkonsumsi minuman manis atau soft drink, kebiasaan mengkonsumsi makanan cepat saji, aktivitas fisik, dengan kejadian obesitas poada remaja di Sekolah Menengah Atas Negeri 1 Bireuen. Hasil uji regresi logistik sebagai variabel yang paling dominan yang berpengaruh terhadap kejadian obesitas adalah variabel aktivitas fisik (OR = 26,725). Berdasarkan analisa yang dilakukan ternyata aktivitas fisik memiliki pengaruh paling besar terhadap kejadian obesitas pada remaja di Sekolah Menengah Atas Negeri 1 Kecamatan Kota Juang Kabupaten Bireuen.
Cite
CITATION STYLE
Ferinawati, F., & Mayanti, S. (2018). Pengaruh Kebiasaan Makan dan Aktivitas Fisik Terhadap Kejadian Obesitas pada Remaja di Sekolah Menengah Atas Negeri 1 Kecamatan Kota Juang Kabupaten Bireuen. JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE, 4(2), 241. https://doi.org/10.33143/jhtm.v4i2.213
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.