REPRESENTASI PEREMPUAN DI FILM PERSEPOLIS DALAM PERSEPEKTIF ISLAM

  • Abhitya Dirgantaradewa S
  • Pithaloka D
N/ACitations
Citations of this article
21Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Film adalah sebuah karya seni yang menampilkan berbagai jenis makna yang ditampilkan melalui visual dan audio, yang dapat memberikan efek signifikan kepada manusia sebagai penontonnya yang seringkali menampilkan fenomena yang terjadi dalam berbagai aspek kehidupan. Film Persepolis menggambarkan bagaimana kaum proletar Iran hidup pada zaman itu, dimana kaum perempuan yang digambarkan didalam film menganut paham feminisme. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui bagaimana representasi perempuan dalam film Persepolis melalui persepektif Islam. Penelitian ini dianalisis menggunakan semiotika John Fiske dengan 3 level pengkodeanya yaitu level realitas yang terdiri dari penampilan, pakaian, perilaku dan ekspresi, kemudian level representasi yang terdiri dari aksi, dialog, konflik, latar dan music dan level ideologi. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan tujuan untuk mengetahui representasi perempuan dalam film Persepolis. Hasil yang ditemukan melalui 3 level tersebut didominasi oleh penampilan, ekspresi, dan aksi yang merepresentasikan situasi. Terdapat aksi feminisme, adanya Westernisasi dan Degradasi moral. Aksi feminisme yang dilakukan secara terus menerus yang mengarah ke paham feminisme barat akan mengakibatkan seseorang berperilaku negatif. Seperti ingin menjadi pemimpin, tidak ingin menggunakan jilbab, ingin setara seluruhnya seperti lelaki.

Cite

CITATION STYLE

APA

Abhitya Dirgantaradewa, S., & Pithaloka, D. (2021). REPRESENTASI PEREMPUAN DI FILM PERSEPOLIS DALAM PERSEPEKTIF ISLAM. Medium, 8(2), 12–20. https://doi.org/10.25299/medium.2020.vol8(2).5260

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free