Abstract
Kain Songket merupakan warisan budaya Indonesia yang ditenun dengan benang emas atau perak, sehingga menciptakan kain yang bukan hanya menawan secara visual, tetapi juga mengandung makna budaya yang mendalam. Setiap motif pada kain Songket Palembang mencerminkan tradisi dan kepercayaan masyarakat, di mana pemilihan motif sering kali disesuaikan dengan konteks acara tertentu. Namun, pengenalan beberapa motif yang memiliki pola mirip menghadirkan tantangan tersendiri dalam proses identifikasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengimplementasikan metode Convolutional Neural Network (CNN) dalam klasifikasi motif-motif Songket Palembang. Dataset yang digunakan adalah citra motif Songket Palembang yang terdiri dari Bintang Berantai, Naga Besaung, Nampan Perak, dan Pulir. Arsitektur ResNet-50 digunakan sebagai model klasifikasi. Hasil pengujian menunjukkan bahwa model yang diimplementasikan mampu mencapai akurasi 96% dalam pengenalan motif-motif tersebut, sehingga dapat mendukung pelestarian serta meningkatkan pemahaman mengenai kekayaan budaya Songket Palembang.
Cite
CITATION STYLE
Cahyati, I. D., Devella, S., & Yohannes, Y. (2024). Pengenalan Motif Songket Palembang Menggunakan Convolutional Neural Network dengan Arsitektur ResNet-50. Jurnal Algoritme, 5(1), 78–87. https://doi.org/10.35957/algoritme.v5i1.9404
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.