Spasmofilia dengan Hipoparatiroidisme Pasca Tiroidektomi

  • Susanti L
  • Indra S
  • Noza A
N/ACitations
Citations of this article
57Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Spasmofilia merupakan keadaan patologis dimana terjadi hiperiritabilitas saraf dan otot (neuromuskular) akibat adanya gangguan keseimbangan elektrolit,  terutama ion kalsium (Ca2+) dan ion magnesium (Mg2+) yang ditandai dengan munculnya kedutan otot, kesemutan dan spasme karpopedal. Hipoparatiroidisme merupakan keadaan dimana produksi hormon paratiroid yang tidak adekuat. Keadaan ini jarang ditemukan dan umumnya disebabkan oleh kerusakan atau pengangkatan kelenjar paratiroid pada saat operasi tiroid. Laporan kasus ini  membahas mengenai pasien perempuan berusia 25 tahun dengan spasmofilia  dan hipoparatiroidisme sekunder  ec tiroidektomi.

Cite

CITATION STYLE

APA

Susanti, L., Indra, S., & Noza, A. (2022). Spasmofilia dengan Hipoparatiroidisme Pasca Tiroidektomi. Scientific Journal, 1(4), 290–298. https://doi.org/10.56260/sciena.v1i4.57

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free