Abstract
Jawa timur bagian utara merupakan daerah prospek dalam industri Minyak dan Gas Bumi. Sebagai zona RMKS (Rembang, Madura, Kangean, dan Subala). Cekungan Jawa Timur utara memiliki kerangka geologi didominasi oleh graben, half-graben, dan sesar lain akibat fase rifting pada periode ekstensional zaman Paleogen dan arah sedimentasi berawal sisi utara cekungan, seiring terbentuknya gunung api hasil subduksi lempeng dibagian selatan maka sedimen terendapkan dari bagian selatan cekungan. Secara regional terdapat potensi reservoar yang terbentuk dari batuan pasir dan karbonat. Berlatarbelakang sumur tua yang terletak di desa Sumberwaru, Kecamatan Wringinanom, Gresik. Indikasi awal daerah tersebut memiliki petroleum system sehingga, penelitian bertujuan mengidentifikasi arah persebaran sedimen dalam tinjauan awal eksplorasi kembali pada daerah tersebut. Data yang digunakan adalah data primer pengukuran metode mikrotremor berdimensi 36.000 m 2 (122 titik) selama 6 hari, dengan frekuensi natural 4-8 Hz.
Cite
CITATION STYLE
Muhammad, P. P. F., Riyantiyo, N., Noor, M., Warnana, D. D., Syaifuddin, F., Lestari, W., … Hilyah, A. (2018). IDENTIFIKASI ARAH PERSEBARAN SEDIMENTASI MENGGUNAKAN ANALISIS MIKROTREMOR STUDI KASUS KAWASAN SUMUR TUA KECAMATAN WRINGINANOM, GRESIK. Jurnal Geosaintek, 4(1), 15. https://doi.org/10.12962/j25023659.v4i1.3739
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.