PEMASARAN SAPI POTONG DI DESA LOBUK KABUPATEN SUMENEP

  • Agustin M
  • Hayati M
N/ACitations
Citations of this article
98Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Sapi Madura dikenal sebagai plasma nutfah yang dilindungi dan dipertahankan kemurniannya di Pulau Madura. Sapi Madura dilakukan perkawinan silang yang dikenal dengan sapi silangan Madrasin (Madura Limousin). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pemasaran sapi potong berdasarkan Struktur, Perilaku dan Penapilan Pasar di Desa Lobuk Kecamatan Bluto Kabupaten Sumenep. Metode analisis data yang digunakan untuk struktur pasar adalah deskriptif kualitatif yaitu jumlah pelaku pasar dan hambatan keluar masuk pasar dan deskriptif kuantitatif menggunakan analisis Pangsa Pasar (Market Share) dan Indeks Hirschman Herfindahl (IHH), untuk perilaku pasar secara deskriptif kualitatif dengan mengetahui saluran, lembaga dan fungsi pemasaran. Penampilan pasar menggunakan analisis Marjin Pemasaran dan Farmer’s Share. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1. Struktur pasar pada pemasaran sapi potong di Desa Lobuk mengarah pada pasar persaingan tidak sempurna yaitu pasar oligopoli. 2. Berdasarkan analisis perilaku pasar menunjukkan sudah efisien karena hanya terdapat dua saluran pemasaran dan melibatkan satu lembaga pemasaran yaitu pedagang. 3. Untuk penampilan pasar sudah efisien karena distribusi marjin hanya diterima oleh pedagang dan share yang diterima peternak cukup besar yaitu >50 persen.

Cite

CITATION STYLE

APA

Agustin, M., & Hayati, M. (2020). PEMASARAN SAPI POTONG DI DESA LOBUK KABUPATEN SUMENEP. Agrisocionomics: Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian, 4(1), 14–21. https://doi.org/10.14710/agrisocionomics.v4i1.4555

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free