Penerapan Konseling Behavior Therapy untuk Mengatasi Perilaku Terisolir Siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP)

  • Rahayu P
N/ACitations
Citations of this article
6Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan konseling Behavior Therapy untuk mengatasi perilaku terisolir pada siswa kelas VIII. Metode dalam penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan bentuk design Eksperimen semu/belum sungguh-sungguh atau disebut pre-experimental designs dengan Model One-Group Pre test-Posttest designs. Populasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIII  yaitu sebanyak 45 Orang siswa. Sedangkan sampel yang peneliti ambil hanya 7 orang siswa kelas VIII.  Data yang peneliti peroleh berasal dari observasi dan angket. Selanjutnya peneliti menggunakan uji-t untuk analisis data yang peneliti peroleh. Hasil penelitian yang peneliti peroleh menyimpulkan bahwa penerapan konseling behavior therapy untuk mengatasi perilaku terisolir pada siswa kelas VIII di  berpengaruh untuk mengurangi tingkat keterisoliran pada siswa. Hal ini ditunjukkan dengan hasil pengujian hipotesis dimana peneliti mendapatkan nilai t hitung sebesar (12,235) dan t table sebesar (2,570). Yang artinya t hitung ≥ t table berarti t hitung dalam penolakan Ho dan Ha diterima.

Cite

CITATION STYLE

APA

Rahayu, P. (2021). Penerapan Konseling Behavior Therapy untuk Mengatasi Perilaku Terisolir Siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP). Jurnal Wahana Konseling, 4(1), 71–80. https://doi.org/10.31851/juang.v4i1.5152

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free