Pendidikan multikultural-religius untuk mewujudkan karakter peserta didik yang humanis-religius

  • Arifin Z
N/ACitations
Citations of this article
286Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

The term of multicultural education, religious education contains of two conceptscombined, i.e between multicultural education and religious education. Multiculturaleducation as the basis of education values cultural diversity. Whereas, the religiouseducation is as a basis of education on religious values to produce religious men. The combination of these two concepts of education aims to make an educational system that integrates from both of them, or reduce the advantages, especially to produce religious humanist students in a good character.Istilah pendidikan multikultural-religius mengandung dua konsep pendidikanyang dipadukan, yaitu antara pendidikan multikultural dan pendidikan agama.Pendidikan multikultural sebagai basis pendidikan yang menghargai kemajemukan budaya sedangkan pendidikan agama sebagai basis pendidikan yang bersumberkan pada nilai-nilai keagamaan untuk melahirkan manusia-manusia religius. Perpaduan dua konsep pendidikan ini bertujuan untuk dapat membangun sistem pendidikan yang dapat mengintegrasikan dari keduanya atau mengurangi kelemahannya,khususnya untuk mewujudkan karakter peserta didik yang humanis dan religius.

Cite

CITATION STYLE

APA

Arifin, Z. (1970). Pendidikan multikultural-religius untuk mewujudkan karakter peserta didik yang humanis-religius. Jurnal Pendidikan Islam, 1(1), 89. https://doi.org/10.14421/jpi.2011.11.89-103

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free