IDENTIFIKASI RADIONUKLIDA PEMANCAR GAMMA DI DAERAH PANTAI LEMAHABANG MURIA DENGAN SPEKTROMETRI GAMMA

  • Sukirno S
  • Taftazani A
N/ACitations
Citations of this article
22Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

lDENTIFIKASl RADIONUKLlDA PEMANCAR GAMMA DI DAERAH PANTAI LEMAHABANG MURIA DENGAN SPEKTROMETRI GAMMA. Rencana lokasi terpilih Pusat Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) yang akan dibangun terletak di sekitar pantai Lemahabang semenanjung Muria Jawa Tengah. Dalam rangka antisipasi kemungkinan terjadi perubahan radioaktivitas karena pembangunan PLTN, perlu dipersiapkan data awal konsentrasi radioaktiviras alami di daerah tersebut. Tujuan utama identifikasi ini dilakukan untuk mengetahui radioaktivitas gamma serta radionuklida lingkungan yang terdapat dalam cuplikan algae, ikan kerapu, sedimen dan air laut. Pengambilan cuplikan, preparasi maupun analisisnya mengacu pada prosedur analisis cuplikan radioaktivitas lingkungan. Instrumen yang digunakan adalah Maestro II EG&G spektrometer γ Ortec dengan detektor Ge(Li). Hasil identifikasi radionuklida alam pemancar γ dengan teknik spektrometri γ menunjukkan ada 6 jenis radionuklida alam yang teridentifikasi yaitu Ra-226 (186,52 keV), Pb-212 (238,75 keV), Pb-214 (395.94 keV), Tl-208 (583,19 keV), Ac-288 (911,07 keV) dan K-40 (1460,7 keV). Radioaktivitas γ untuk semua radionuklida dalam air laut masih jauh di bawah nilai batas radioaktif lingkungan menurut SK DIRJEN BATAN No 294/DJ/1992. Radioaktifitas pemancar γ tertinggi dalam air laut adalah K-40 terukur dengan konsentrasi 5,798 ± 0,537 Bq/L, sedangkan konsentrasi tertinggi yang diijinkan 104 Bq/L.

Cite

CITATION STYLE

APA

Sukirno, S., & Taftazani, A. (2003). IDENTIFIKASI RADIONUKLIDA PEMANCAR GAMMA DI DAERAH PANTAI LEMAHABANG MURIA DENGAN SPEKTROMETRI GAMMA. GANENDRA Majalah IPTEK Nuklir, 6(2). https://doi.org/10.17146/gnd.2003.6.2.205

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free