Pemberdayaan Remaja Berbasis Kultural Tentang Kesehatan Reproduksi

  • Hikmanti A
  • Nur Adriani F
  • Rini S
N/ACitations
Citations of this article
36Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Periode remaja adalah periode transisi terjadinya perubahan tubuh, emosi dan kejiwaan. Pada periode tersebut remaja dihadapkan pada problematika kesehatan reproduksinya, seperti keputihan yang gatal dan berbau, anemia dan kehamilan diusia remaja yang seharusnya dapat dicegah. Hal ini menujukkan bahwa pemberdayaan remaja menjadi solusi untuk meningkatkan derajat kesehatan remaja. Tujuan dari pengabmas ini adalah meningkatkan pengetahuan remaja tentang kesehatan reproduksi. Metode yang digunakan dengan ceramah, demonstrasi, penyuluhan dan evaluasi. Kegiatan pengabmas dilakukan pada 30 responden  yang diawali dengan survei, penilaian pengetahuan dan ketrampilan sebelum dan ssetelah penyuluhan. Hasil pretest menunjukkan bahwa 57,15% pengetahuan remaja dalam katagori kurang, 28,57% katagori cukup, dan 14,28 katagori baik. Hasil posttest menujukkan hasil pengetahuan reponden 10% pengetahuan kurang, 36,67% katagori cukup, dan 53,33% katagori baik.

Cite

CITATION STYLE

APA

Hikmanti, A., Nur Adriani, F. H., & Rini, S. (2022). Pemberdayaan Remaja Berbasis Kultural Tentang Kesehatan Reproduksi. Jurnal Pengabdian Masyarakat - PIMAS, 1(3), 160–164. https://doi.org/10.35960/pimas.v1i3.814

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free