Studi Literatur Tentang Pengaruh Demand Bus Antar Kota Terhadap Kualitas Udara di Area Terminal

  • Estikhamah F
  • Rumintang A
N/ACitations
Citations of this article
175Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Pembangunan ekonomis dan non ekonomis merupakan hal-hal yang membutuhkan peran transportasi. Terminal merupakan salah satu jasa layanan yang disediakan oleh pihak swasta maupun pemerintah untuk memenuhi kebutuhan transportasi umum yang semakin meningkat. Yang memberikan kontribusi paling besar dalam hal pencemaran udara adalah terminal, karena menjadi sentral dari segala aktifitas yang menggunakan jasa transportasi baik pengelola terminal, pedagang dan pemakai jasa. Pencemaran udara bersumber dari asap cerobong industri dan gas buangan dari kendaraan bermotor. Penggunaan kendaraan bermotor menimbulkan dampak negatif terhadap lingkungan, terutama gas buang dari hasil pembakaran bahan bakar yang tidak terurai atau terbakar dengan sempurna. Kontributor terbesar polusi adalah substansi, substansi yang dimaksud adalah sulfur oksida (SOx). Polusi udara telah memberikan keterkaitan negatif bagi kesehatan manusia secara umum. Dalam hal ini khususnya dampak yang diterima oleh para pedagang makanan yang berada di sekitar area terminal. Para pedagang ini terkena paparan polusi udara setiap harinya. Penulisan ini bertujuan untuk mengetahui dampak polusi udara terhadap kesehatan para pedagang.

Cite

CITATION STYLE

APA

Estikhamah, F., & Rumintang, A. (2020). Studi Literatur Tentang Pengaruh Demand Bus Antar Kota Terhadap Kualitas Udara di Area Terminal. Jurnal Teknik Sipil, 1(1), 39–44. https://doi.org/10.31284/j.jts.2020.v1i1.904

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free