Peran Didong Gayo dalam Menanamkan Nilai Agama dan Moral pada Anak Usia Dini

  • Shaumiwaty S
N/ACitations
Citations of this article
31Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Didong merupakan seni tradisi pertunjukan yang berasal dari masyarakat Gayo, dimana didong menjadi sarana untuk menyampaikan suatu ekspresi masyarakat akan kehidupan keseharian, berisikan pesan kepada generasi muda yang akan datang. Kesenian ini banyak sekali mempengaruhi masyarakat Gayo dalam kesehariannya, seperti membawa semangat kedalam hidup masyarakatnya. Lirik lagu yang menarik dalam bentuk sejenis prosa, pantun yang mengelitik hati, tatkala sering menjadi bahan candaan dalam masyarakat Gayo. Didong biasanya di pertunjukan pada acara-acara resmi seperti setelah pesta pernikahan, peringatan hari besar daerah. Teks didong memuat tentang pesan dan nasehat yang dimuat dalam teks syair didong. Makna yang berisikan nasehat agama, moral, pendidikan dan nilai akan karakter akan menjadi fondasi yang kuat pada anak usia dini. Syair didong bertujuan untuk menanamkan nilai agama dan moral sehingga melalui didong diharapkan tercapai pembiasaan anak berperilaku baik, sopan dan santun supaya anak terbiasa dalam beribadah. Anak diharapkan mampu mengenal ketauhidan melaui syair-sayir didong yang diterapkan. Penanaman nilai agama dan moral pada anak usia dini sebagai salah satu hal terpenting dalam tumbuh kembang anak. Hal ini dilakukan bertujuan untuk meletakkan dasar-dasar keimanan dengan pola takwa kepada-Nya dan keindahan akhlak, cakap, percaya pada diri sendiri, serta memiliki kesiapan untuk hidup di tengah-tengah dan bersama-sama dengan masyarakat untuk menempuh kehidupan yang diridhai-Nya.

Cite

CITATION STYLE

APA

Shaumiwaty, S. (2022). Peran Didong Gayo dalam Menanamkan Nilai Agama dan Moral pada Anak Usia Dini. Inteligensia, 9(2), 1–22. https://doi.org/10.54604/itg.v9i2.72

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free