PEMBERIAN ABDOMINAL MASSAGE PADA PASIEN DENGAN MASALAH KONSTIPASI PASCA TINDAKAN CRANIOTOMY DEBRIDEMENT ABSES OCCIPITAL DI RUANG JASMINE RSUD SUMEDANG

  • Murti A
  • Eriyani T
  • Setyorini D
N/ACitations
Citations of this article
66Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Abses otak adalah nekrosis fokal dengan membran disekelilingnya berada dalam parenkim otak akibat dari proses infeksi atau proses traumatis. Penatalaksanaan abses otak dapat berupa penatalaksanaan medis maupun bedah, bergantung pada ukuran dan kedalaman abses yang terjadi. Konstipasi merupakan salah satu dari beberapa keluhan yang dirasakan oleh pasien yang telah menjalankan tindakan pembedahan tersebut. Studi kasus ini bertujuan untuk melihat perkembangan pasien pasca bedah yang mengalami konstipasi setelah diberikan intervensi masase abdomen. Klien melakukan tindakan craniotomy debridement pada tanggal 29 Maret 2023. Pasien mengatakan kurang nyaman pada bagian abdomennya dikarenakan ia belum buang air besar (BAB) sejak berada di rumah sakit. Klien mengatakan ia merasa abdomennya terasa penuh dan buang angin terus menerus. Hasil Constipation Assessment Scale (CAS), didapatkan skor 7 dalam rentang skor 0-16. Permasalahan utama yang diangkat merupakan konstipasi dengan intervensi manajemen konstipasi yang berfokus pada masase abdomen. Masase abdomen dapat menjadi intervensi untuk mengatasi permasalahan konstipasi yang seringkali terjadi pada pasien pasca pembedahan.

Cite

CITATION STYLE

APA

Murti, A. C., Eriyani, T., & Setyorini, D. (2024). PEMBERIAN ABDOMINAL MASSAGE PADA PASIEN DENGAN MASALAH KONSTIPASI PASCA TINDAKAN CRANIOTOMY DEBRIDEMENT ABSES OCCIPITAL DI RUANG JASMINE RSUD SUMEDANG. SENTRI: Jurnal Riset Ilmiah, 3(4), 1981–1989. https://doi.org/10.55681/sentri.v3i4.2513

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free