RESPON DUA VARIETAS KUBIS (Brassica oleracea L.) DATARAN RENDAH TERHADAP DOSIS PUPUK NPK

  • Aprilia R
  • Nugroho R
N/ACitations
Citations of this article
43Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Budidaya tanaman kubis awalnya hanya ditanam di daerah dataran tinggi. Dalam perkembangannya, kubis mulai banyak ditanam di dataran menengah dan bahkan di dataran rendah. Hal ini seiring dengan ditemukannya varietas - varietas baru yang sesuai untuk daerah dataran rendah. Salah satu upaya yang dapat dilakukan petani kubis dataran rendah agar meningkatkan produktivitas kubis di daerah dataran rendah dengan  menggunakan varietas, dosis pemupukan dan perawatan yang tepat. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui respon dua varietas Kubis dataran rendah terhadap dosis pupuk di dataran rendah. Penelitian dilakukan di lahan milik petani daerah  Kabupaten Kebumen. Penelitian dilaksanakan dengan menggunakan RAK  dengan dua faktor yaitu Varietas dan dosis pupuk. Data hasil pengamatan yang diperoleh dianalisis dengan analisis sidik ragam (ANOVA) dan diuji lanjut dengan metode LSD pada α=5% untuk mengetahui perbedaan antar perlakuan yang diuji. Hasil penelitian menunjukkan V2 yaitu Grand 22 mempunyai adaptasi yang lebih baik di daerah Surotrunan Kebumen. Pupuk rekomendasi P3 yaitu (150 kg/ha Urea,200 kg/ha SP36, 150 kg/ha KCL). Masih memungkinkan dilakukan penelitian lanjutan dengan dosis yang lebih tinggi.

Cite

CITATION STYLE

APA

Aprilia, R. L., & Nugroho, R. J. (2021). RESPON DUA VARIETAS KUBIS (Brassica oleracea L.) DATARAN RENDAH TERHADAP DOSIS PUPUK NPK. CERMIN: Jurnal Penelitian, 5(1), 51. https://doi.org/10.36841/cermin_unars.v5i1.765

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free