Abstract
Abstrak: Siswa tunagrahita ringan kelas II di SDLB mengalami kesulitan untuk memahami konsep geometri terutama bangun datar. Media slime merupakan alternatif penyelesaian dari masalah tersebut. Tujuan penelitian adalah (1) mendeskripsikan pemahaman konsep geometri siswa tunagrahita ringan sebelum diberi perlakuan menggunakan media slime, (2) Mendeskripsikan pemahaman konsep geometri siswa tunagrahita ringan kelas II SDLB setelah diberi perlakuan menggunakan media slime dan (3) Mendeskripsikan pengaruh media slime terhadap pemahaman konsep geometri siswa tunagrahita ringan kelas II SDLB.. Jenis penelitian adalah eksperimen kuasi dengan desain one group pretest-posttest. Data akan dianalisis menggunakan analisis deskriptif dan uji hipotesis menggunakan uji wilcoxon. Hasil penelitian ini menunjukan (1) Pemahaman konsep geometri siswa tunagrahita ringan kelas II SDLB sebelum diberikan treatment mendapatkan nilai rata-rata 48.8 yang dikategorikan kurang. (2) Pemahaman konsep geometri tunagrahita ringan kelas II SDLB sesudah diberikan treatmen memperoleh nilai rata-rata 76.8 yang dikategorikan baik. (3) Hasil uji wilcoxon yang diperoleh Thitung = 0, jika dibandingkan dengan Ttabel maka Thitung (0) < Ttabel (0<1). By comparison like that then Ho denied and Ha is received. The conclusion from WKLVVVWXG\\LVVWKHUHHLVVLQÀXHQFHHVOLPHHPHGLDDDJDLQVWWWKHHFRQFHSWWRIIJHRPHWU\\VWXGHQWVVPLOGGLQWHOOHFWXDOO disability class II SDLB.
Cite
CITATION STYLE
Aprilia, R. D., & Samawi, A. (2017). Pengaruh Media Slime terhadap Pemahaman Konsep Geometri Siswa Tunagrahita Ringan Kelas II SDLB. Jurnal ORTOPEDAGOGIA, 3(2), 114–117. https://doi.org/10.17977/um031v3i22017p114
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.