Warisan Budaya Dalam Segelas Laksamana Mengamuk: Edukasi Minuman Tradisional di Sekolah Menengah

  • Vitantri V
  • Ramadhani N
  • Hudi I
  • et al.
N/ACitations
Citations of this article
8Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Kearifan lokal seperti kuliner daerah merupakan warisan budaya yang mulai terlupakan. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk untuk menumbuhkan kembali apresiasi masyarakat, khususnya generasi muda. Metode yang digunakan dalam pengabdian adalah sosialisasi dan penyuluhan dengan pendekatan partisipatif dan edukatif. Tahapan pengabdian masyarakat meliputi: (1) Identifikasi masalah, (2) Penyusunan materi dan media edukasi, (3) Perizinan, (4) Sosialisasi nilai-nilai kearifan lokal, dan (5) Evaluasi hasil implementasi. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa apresiasi generasi muda terhadap kuliner lokal meningkat, ditandai dengan partisipasi aktif dan minat untuk melestarikan warisan kuliner daerah. Respon positif ini mencerminkan tumbuhnya kesadaran akan pentingnya menjaga identitas budaya melalui pelestarian kuliner tradisional.

Cite

CITATION STYLE

APA

Vitantri, V., Ramadhani, N. T., Hudi, I., Lubis, A. A., Faradiva, A., Nurazila, R., … Putra, P. H. (2025). Warisan Budaya Dalam Segelas Laksamana Mengamuk: Edukasi Minuman Tradisional di Sekolah Menengah. Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa, 3(5), 1830–1841. https://doi.org/10.59837/jpmba.v3i5.2569

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free