PERBANDINGAN AKURASI METODE FUZZY TIME SERIES DAN EKSPONENSIAL GANDA BROWN PADA PERAMALAN TINGKAT SUKU BUNGA BANK INDONESIA

  • Ningsih R
  • Anggraeni W
N/ACitations
Citations of this article
13Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui manakah tingkat akurasi yang lebih baik antara metode fuzzy time series dibandingkan metode pemulusan ganda brown. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data tingkat suku bunga Bank Indonesia yang diterbitkan oleh Bank Indonesia setiap bulannya. Periode yang digunakan dimulai dari bulan Januari 2011 sampai dengan bulan Mei 2016. Setelah dilakukan perhitungan tingkat kesalahan fuzzy time series Hsu sebesar 2.05 %, sedangkan tingkat kesalahan metode pemulusan ganda brown’s adalah sebesar 1,36 %. Berdasarkan hasil perhitungan di atas dapat ditarik kesimpulan bahwa, tingkat kesalahan peramalan tingkat suku bunga menggunakan metode pemulusan ganda brown lebih kecil dibandingkan metode fuzzy time series. Sehingga di sarankan dalam meramalkan tingkat suku bunga, metode eksponensial ganda brown dapat dipergunakan.

Cite

CITATION STYLE

APA

Ningsih, R., & Anggraeni, W. (2018). PERBANDINGAN AKURASI METODE FUZZY TIME SERIES DAN EKSPONENSIAL GANDA BROWN PADA PERAMALAN TINGKAT SUKU BUNGA BANK INDONESIA. Research and Development Journal of Education, 5(1), 84. https://doi.org/10.30998/rdje.v5i1.3390

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free