Menimbang Kebahagiaan Bersama Aristoteles: Sebuah Tinjauan Filosofis

  • Kapitan A
N/ACitations
Citations of this article
63Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Aristoteles, salah satu filsuf klasik Yunani merumuskan pemikirannya tentang kebahagiaan dalam maha karyanya, Ethica Nicomachea. Kebahagiaan yang diperjuangkan manusia sesungguhnya termaktub dalam diri manusia itu sendiri. Kebahagiaan dicari dan senantiasa diimpikan manusia karena ia merupakan kebaikan tertinggi (the ultimate good) yang selalu menjadi tujuan terakhir (teleion) setiap tindakan khas manusia. Tindakan khas manusia adalah tindakan berkeutamaan yang senantiasa dilakukan dalam terang pemikiran yang lurus (orthos logos; correct reason). Aktualisasi keutamaan moral dan keutamaan intelektual sebagai bagian utuh dari aktivitas jiwa manusia dalam bentuk tindakan moral dan aktivitas kontemplasi hal-hal luhur dan Ilahi memastikan manusia menggapai kebahagiaan. Dengan lain perkataan, manusia yang makin manusiawi dapat merasakan dan mengalami kebahagiaan.

Cite

CITATION STYLE

APA

Kapitan, A. (2023). Menimbang Kebahagiaan Bersama Aristoteles: Sebuah Tinjauan Filosofis. Dekonstruksi, 9(03), 27–30. https://doi.org/10.54154/dekonstruksi.v9i03.163

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free