MENGEMBANGKAN KREATIVITAS ANAK

  • Stephanus Turibius Rahmat
  • Theresia Alviani Sum
N/ACitations
Citations of this article
299Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Usia dini merupakan periode emas (golden age) bagi perkembangan seorang anak. Pada masa ini, seorang anak harus diberi stimulus tertentu sebagai persiapan untuk memasuki jenjang pendidikan yang lebih tinggi (school readiness). Dengan itu, seorang anak dibantu untuk merangsang perkembangan kepribadiaan, psikomotor, kognitif maupun aspek sosial. Selain itu, usia dini menjadi periode kritis bagi seorang anak. Perkembangan seorang anak selanjutnya sangat ditentukan oleh stimulasi yang dialami anak pada usia dini. Anak akan mempunyai mental yang baik jika sejak usia dini dibekali dengan hal-hal positif dan konstruktif. Bentuk layanan yang diberikan kepada seorang anak sangat menentukan perkembangan kehidupan selanjutnya. Orang tua, pendidik dan masyarakat perlu bekerja sama untuk membentuk mental anak supaya kelak menjadi anak yang berkarakter baik. Salah satu upaya untuk membentuk dan mengembangkan mental anak yang baik adalah adalah dengan  mengembangkan kreativitas. Kreativitas menjadi domain yang mesti ditumbuhkembangkan dalam diri anak. Seorang anak mampu mengoptimalkan nilai-nilai potensial dalam dirinya dengan mengembangkan kreativitas.

Cite

CITATION STYLE

APA

Stephanus Turibius Rahmat, & Theresia Alviani Sum. (2017). MENGEMBANGKAN KREATIVITAS ANAK. Jurnal Pendidikan Dan Kebudayaan Missio, 9(2), 95–106. https://doi.org/10.36928/jpkm.v9i2.123

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free