Pemuridan Bagi Jemaat Penyandang Disabilitas

  • Teddywono I
N/ACitations
Citations of this article
93Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Abstrak Gereja harus berperan aktif di dalam masyarakat dengan memberdayakan jemaatnya, tanpa kecuali kaum marjinal - penyandang disabilitas; yang seyogyanya mendapat hak dan kesempatan yang sama, serta perlakuan yang setara; diberdayakan dan terlibat dalam pelayanan gereja, memberi arti bagi kehidupan orang lain dan dirinya sendiri bagi kemuliaan Allah. Tidak dapat dipungkiri bahwa penyandang disabilitas mengalami diskriminasi dalam berbagai bidang kehidupan, tidak terkecuali, juga di dalam pelayanan gereja. Metode penelitian yang digunakan kualitatif; melakukan observasi, wawancara terfokus dan wawancara terpilih terhadap informan yang terpilih secara mendalam dan terbuka. Tujuan penelitian adalah untuk menemukan model pemuridan bagi jemaat penyandang disabilitas di Gereja M Malang. Temuan hasil penelitian mengemukakan bahwa model pemuridan di gereja M Malang adalah kombinasi dari pembekalan melalui pengajaran nilai-nilai Kristen, pembinaan sikap, serta pemberdayaan jemaatnya. Gembala mengutamakan pemberdayaan dengan kegiatan mission trip sebagai model pemuridan bagi jemaat penyandang disabilitas.

Cite

CITATION STYLE

APA

Teddywono, I. (2020). Pemuridan Bagi Jemaat Penyandang Disabilitas. SANCTUM DOMINE: JURNAL TEOLOGI, 10(1), 17–34. https://doi.org/10.46495/sdjt.v10i1.82

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free