Abstract
Pendidikan karakter pada anak usia dini masih belum sepenuhnya terintegrasi dalam kegiatan bermain di banyak lembaga PAUD, padahal bermain merupakan pendekatan yang selaras dengan tahap perkembangan anak. Penelitian ini bertujuan menganalisis peran aktivitas bermain bermakna dalam pembentukan karakter anak usia dini melalui metode studi kepustakaan yang mengkaji teori perkembangan moral, teori pembelajaran sosial, teori ekologi Bronfenbrenner, serta berbagai penelitian terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas bermain bermakna mampu menumbuhkan nilai-nilai karakter seperti kejujuran, tanggung jawab, empati, dan kolaborasi melalui pengalaman langsung dalam interaksi sosial. Anak belajar memahami aturan permainan, meniru perilaku positif dari teman dan pendidik, serta mengembangkan kesadaran moral ketika berpartisipasi dalam permainan kelompok. Selain itu, keterlibatan pendidik dalam merancang permainan yang relevan dan memberikan keteladanan, serta dukungan keluarga di rumah, memperkuat proses internalisasi nilai karakter. Simpulan penelitian ini menegaskan bahwa bermain bermakna merupakan sarana efektif dan alami untuk pembentukan karakter anak usia dini, sehingga perlu diintegrasikan secara sistematis dalam kurikulum PAUD agar proses pengembangan karakter dapat berlangsung berkelanjutan dan sesuai dengan kebutuhan perkembangan anak.
Cite
CITATION STYLE
Anis Soleha, & Intan Putri Aulia. (2025). Karakter anak usia dini. Pratama Widya: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 10(2), 215–226. https://doi.org/10.25078/pw.v10i2.5774
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.