Abstract
Pengabdian bertujuan mengembangkan program pengasuhan positif dan bina keluarga muda di Kelurahan Peterongan, Kecamatan Semarang Selatan, Kota Semarang dengan pendekatan intervensi berbasis pemberdayaan keluarga dan pengasuhan positif berbasis Pancasila. Tahapan program direncanakan dalam tiga tahun pelaksanaan. Metode yang dilakukan pada tahun pertama meliputi asesmen kebutuhan warga anti-stunting, asesmen model pengasuhan warga, sosialisasi dan pemberian modul pengasuhan positif, dan sosialisasi makanan bergizi dan penambahan gizi dengan konsumsi telur. Hasil asesmen menunjukkan bahwa elemen masyakarat membutuhkan pelatihan pengasuhan positif dan bina keluarga muda guna membentuk generasi anti-stunting dan sehat mental. Berdasarkan pengasuhan positif berbasis Pancasila, pengasuhan warga sekarang ini didominasi oleh pengasuhan berbasis keterbukaan orangtua kepada anak (19,42) diikuti pengasuhan berbasis kasih sayang (16,72), harga diri (16,39), kelekatan (16,04), dan spiritualitas (15,97). Modul pelatihan pengasuhan positif telah didistrubusikan kepada ibu hamil dan orangtua anak balita sebagai sarana panduan mandiri guna modal dalam pengasuhan. Selain itu, ibu hamil dan anak balita antusias untuk mengkonsumsi telur secara rutin. Kedepan perlu program pendampingan kelompok pengasuhan positif dan pengembangan sistem informasi teknologi mengenai pengasuhan positif.
Cite
CITATION STYLE
Sakti, H., Rusmawati, D., & Alfaruqy, M. Z. (2023). PROGRAM PENGASUHAN POSITIF DAN BINA KELUARGA MUDA DI KOTA SEMARANG. Jurnal Abdi Insani, 10(1), 161–169. https://doi.org/10.29303/abdiinsani.v10i1.836
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.