Abstract
Maraknya tempat wisata di Indonesia yang hanya mengenalkan keindahan alam saja, sehingga kami menghadirkan inovasi antara tempat wisata dan juga tempat edukasi tentang pembibitan tanaman serta penjelasan terkait sejarah yang menjadi iconic desa Kembangbelor. Mengingat pentingnya pengembangan kawasan edukasi sebagai tempat wisata maka metode yang digunakan yaitu metode kualitatif dengan 3 tahapan (perencanaan, pelaksanaan, evaluasi). Tujuan dan manfaat dilaksanakan pengembangan ini adalah untuk menambah lapangan kerja dan meningkatkan pendapatan tambahan bagi masyarakat yang tinggal di sekitar lokasi kawasan edukasi. Upaya pengembangan kawasan edukasi ini lebih difokuskan pada dusun paras karena dinilai memiliki potensi wisata yang sangat menguntungkan bagi kedepannya.
Cite
CITATION STYLE
Hidayati, F. N., Maulida, R. R., Rahmadhani, F. P. N., & Masruchin, M. (2023). Pengembangan Kawasan Edukasi Sebagai Potensi Wisata di Desa Kembangbelor. Jumat Informatika: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 4(1), 23–28. https://doi.org/10.32764/abdimasif.v4i1.3520
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.