MEMPELAJARI PERILAKU BAHASA PEDAGANG ANGKOLA DALAM MENGUNGKAPKAN PROSES EKSISTENSIAL

  • Pulungan H
N/ACitations
Citations of this article
10Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Tujuan utama dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan perilaku bahasa pedagang Angkola dalam mengungkap proses eksistensialnya. Mengingat pedagang adalah orang-orang yang sangat sibuk dan sangat menghargai waktu, di sini akan diungkap bagaimana pedagang mengedepankan eksistensi terhadap sesuatu secara lisan. Penelitian ini menawarkan agar studi kasus ini dapat dianalisis dengan menggunakan pendekatan Systemic Functional Linguistics (SFL). Datanya diperoleh dari dua belas pedagang Angkola, enam orang laki-laki dan enam orang perempuan, melalui wawancara yang ditranskrip dan dianalisis dengan analisis transitivitas. Temuannya berupa pola proses eksistensial yang ditemukan adalah pola standar (proses + eksisten) beserta pola variannya, pola inversi (eksisten + proses) beserta pola variannya, dan pola proses (eksistennya lesap atau morfem zero (ø)). Selanjutnya, proses yang muncul adalah adong 'ada' dan nadong 'tidak ada' beserta variannya. Tidak ditemukan data yang menunjukkan adalanya terdapat dan muncul sebagai penanda lain dari proses eksistensial. Lebih lanjut lagi, pengalaman eksistensi dan non-eksistensi pedagang dapat terungkap dari jumlah konstituen proses yang muncul beserta pilihan diksi yang digunakan. Semoga, hasil penelitian ini dapat menambah kerangka teoretis dalam mengenali ciri-ciri karakter pedagang di bidang ekonomi dan juga pengayaan teoretis SFL sebagai pendekatan yang dapat mengungkapkan pola bahasa di berbagai bidang.

Cite

CITATION STYLE

APA

Pulungan, H. R. (2021). MEMPELAJARI PERILAKU BAHASA PEDAGANG ANGKOLA DALAM MENGUNGKAPKAN PROSES EKSISTENSIAL. FORUM PAEDAGOGIK, 12(1), 29–50. https://doi.org/10.24952/paedagogik.v13i1.3408

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free