UJI POTENSI ANTIBAKTERI KOMBINASI EKSTRAK AIR ALLIUM CEPA L DAN ANDROGRAPHIS PANICULATA NESS TERHADAP PSEUDOMONAS AERUGINOSA

  • Situmeang M
  • Hutomo S
  • Suryanto Y
N/ACitations
Citations of this article
7Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Bawang bombay (Allium cepa L) dan sambiloto (Andrographis paniculata Ness) merupakan tumbuhan yang sering kita jumpai di sekitar kita. Allium cepa L dan Andrographis paniculata Ness secara terpisah telah diteliti dapat menghambat pertumbuhan Pseudomonas aeruginosa. Penelitian dilakukan untuk mengetahui potensi antibakteri kombinasi Allium cepa L dan Andrographis paniculata Ness terhadap bakteri Pseudomonas aeruginosa. Kedua tanaman tersebut diekstraksi dengan metode infusa menggunakan pelarut air. Uji daya hambat dilakukan menggunakan metode difusi dengan mengukur diameter zona hambat. Penelitian pendahuluan dilakukan untuk menentukan konsentrasi terendah yang sudah memiliki zona hambat dan didapatkan konsentrasi 25% untuk masing-masing ekstrak, maka konsentrasi inilah yang digunakan sebagai kombinasi. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan uji One Way Anova kemudian dilanjutkan dengan uji LSD. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat peningkatan zona hambat yang signifikan secara statistik (p = 0,00, p < 0,05) pada kombinasi Allium cepa L dan Andrographis paniculata Ness dibanding sediaan tunggal. Kesimpulan penelitian ini adalah terdapat peningkatan potensi antibakteri terhadap bakteri P. aeruginosa.

Cite

CITATION STYLE

APA

Situmeang, M. S., Hutomo, S., & Suryanto, Y. I. (2017). UJI POTENSI ANTIBAKTERI KOMBINASI EKSTRAK AIR ALLIUM CEPA L DAN ANDROGRAPHIS PANICULATA NESS TERHADAP PSEUDOMONAS AERUGINOSA. Berkala Ilmiah Kedokteran Duta Wacana, 2(1), 235. https://doi.org/10.21460/bikdw.v2i1.35

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free