KERANGKA KERJA MANAJEMEN RISIKO

  • Wicaksono A
N/ACitations
Citations of this article
63Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

— Manajemen risiko merupakan metode yang digunakan untuk mengendalikan risiko yang penuh ketidakpastian, berdampak besar dan selalu mengancam. Tata kelola risiko sendiri terdiri dari identifikasi risiko, penilaian risiko, evaluasi risiko dan manajemen risiko. Manajemen risiko dapat dikembangkan dengan menggabungkan kerangka kerjanya dengan manajemen proses bisnis sehingga memudahkan dalam melakukan identifikasi risiko yang ada dalam setiap kegiatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan konsep pendekatan manajemen risiko melalui manajemen proses bisnis. Penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan menggunakan dua jenis sumber data, yaitu data primer dan data sekunder. Alat bantu yang digunakan adalah mindmap dari aplikasi mind manager. Pelaksanaan penelitian dilakukan di Akademi Penerbang Indonesia Banyuwangi selama sembilan bulan yang dimulai sejak bulan januari hingga sepetember 2022. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedua kerangka kerja manajemen tersebut dapat dikembangkan bersamaan dan digunakan bersamaan dengan tujuan akhir adalah tata kelola risiko yang baik untuk mencapai tujuan organisasi. Pengembangan kedua kerangkan kerja ini dapat menambah nilai, memberi nilai dan menciptakan nilai baru selain menjaga nilai yang sudah ada.

Cite

CITATION STYLE

APA

Wicaksono, A. W. (2024). KERANGKA KERJA MANAJEMEN RISIKO. Proceeding of International Conference on Artificial Intelligence, Navigation, Engineering, and Aviation Technology (ICANEAT), 1(1), 107–111. https://doi.org/10.61306/icaneat.v1i1.195

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free