IMPLIKASI VARIABEL LINGKUNGAN, MAKROEKONOMI DAN MIKROEKONOMI DARI PENERAPAN PAJAK KARBON MENUJU EKONOMI BERKELANJUTAN DI INDONESIA

  • Ayu P
  • Andrianus F
  • Saibah B
  • et al.
N/ACitations
Citations of this article
66Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Gas rumah kaca yang dilepaskan ke atmosfer selama beberapa dekade kini menyebabkan pemanasan global. Tujuan dari penelitian ini adalah dampak penerapan pajak karbon terhadap variabel lingkungan, makroekonomi dan mikroekonomi ika diterapkan  di Indonesia. Metode penelitian yang digunakan adalah metode CGE dengan menggunakan GTAP-E untuk mengevaluasi kebijakan energi dalam perekonomian. GTAP-E terdiri dari 140 negara dan 57 sektor yang digabungkan menjadi empat puluh dua wilayah dan delapan sektor. Menggunakan skenario pajak karbon (simulasi 1 sebesar 1,93USD dan simulasi 2 sebesar 3,72USD, simulasi 3 sebesar 4,83 USD). Hasil menunjukkan bahwa variabel lingkungan hidup CO2 mengalami penurunan, dengan penurunan terbesar terjadi pada sektor batubara, disusul minyak bumi, gas dan olahan minyak bumi lainnya. Dampak variabel makro menyebabkan PDB naik, perubahan neraca perdagangan meningkat, harga pasar komoditas menurun di bebrapa sektor, dan nilai impor barang  sektor batubara, Minyak bumi, dan gas menurun. Variabel mikro terlihat pada kepuasan/utilitas belanja pemerintah per kapita meningkat, utilitas belanja swasta menurun.

Cite

CITATION STYLE

APA

Ayu, P., Andrianus, F., Saibah, B. R. A. M., Sufiawan, N. A., & Cahyadi, R. V. K. (2024). IMPLIKASI VARIABEL LINGKUNGAN, MAKROEKONOMI DAN MIKROEKONOMI DARI PENERAPAN PAJAK KARBON MENUJU EKONOMI BERKELANJUTAN DI INDONESIA. Jurnal Ilmiah Manajemen, Ekonomi, & Akuntansi (MEA), 8(1), 1003–1024. https://doi.org/10.31955/mea.v8i1.3785

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free