Pertumbuhan tanaman cabai merah (Capsicum annuum L.) pada berbagai media tanam

  • Zuraidah Z
  • Yanti R
  • Dewi C
  • et al.
N/ACitations
Citations of this article
8Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Cabai merah (Capsicum annuum L.) merupakan salah satu komoditas hortikultura unggulan dalam kategori sayuran yang banyak dipilih petani Indonesia, mengingat manfaat multifaset serta potensi pemasukan ekonomi yang signifikan. Salah satu aspek terpenting yang memengaruhi perkembangan vegetatif tanaman cabai merah adalah media tanam yang digunakan. Kajian ini dirancang guna mengevaluasi respons pertumbuhan cabai merah pada berbagai jenis media tanam. Metode penelitian yang diterapkan bersifat kuantitatif dengan desain Rancangan Acak Kelompok (RAK), menggunakan satu faktor dengan tiga kali pengulangan dan empat variasi perlakuan: P0 (tanah sebanyak 1.500 g sebagai kontrol), P1 (tanah 1.500 g, pupuk kandang 500 g, arang sekam padi 500 g), P2 (tanah 1.500 g, pupuk kandang 500 g, serbuk sabut kelapa 500 g), serta P3 (tanah 1.500 g, pupuk kandang 500 g, arang sekam padi 500 g, dan serbuk sabut kelapa 500 g). Analisis data dilakukan menggunakan ANOVA dan dilanjutkan dengan uji Duncan untuk menilai perbedaan antarperlakuan. Temuan ANOVA menampilkan adanya variasi yang signifikan pada tinggi batang (dengan nilai 5,58 ≥ 3,49) dan jumlah daun (14,06 ≥ 3,49) yang tumbuh pada media tanam berbeda. Hasil uji lanjutan Duncan menunjukkan bahwa perlakuan P1 (tanah, pupuk kandang, arang sekam padi) menghasilkan tinggi batang rata-rata tertinggi, yakni 7 cm, sekaligus jumlah daun terbanyak rata-rata, yaitu 9 helai. Kombinasi media tanam P1 terbukti paling efektif dalam mendukung pertumbuhan vegetatif tanaman, sehingga dapat direkomendasikan sebagai alternatif media tanam yang optimal.Cabai merah (Capsicum annum L.) merupakan salah satu produk hortikultura dari jenis sayuran yang banyak dibudidayakan dalam sektor pertanian di Indonesia dan memiliki banyak manfaat serta nilai ekonomi yang cukup tinggi. Pertumbuhan tanaman cabai merah dipengaruhi oleh berbagai faktor, salah satunya adalah media tanam. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pertumbuhan tanaman cabai merah pada berbagai media tanam. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan Rancangan Acak kelompok (RAK) menggunakan faktor tunggal 3 ulangan dan 4 perlakuan yaitu P0 (1500 gr Tanah/Kontrol), P1 (1500 gr Tanah + 500 gr Pupuk Kandang + 500 gr Arang Sekam Padi), P2 (1500 gr Tanah + 500 gr Pupuk Kandang + 500 gr Serbuk Sabut Kelapa), dan P3 (1500 gr Tanah + 500 gr Pupuk Kandang + 500 gr Arang Sekam Padi + 500 gr Serbuk Sabut Kelapa). Data yang diperoleh dari hasil penelitian ini dianalisis menggunakan ANAVA dan uji Duncan. Hasil uji ANAVA menunjukkan bahwa pertumbuhan tanaman cabai merah pada berbagai media tanam berpengaruh nyata terhadap tinggi batang yaitu 7.48 ≥ 3.49 dan jumlah helai daun yaitu 9.95 ≥ 3.49. Hasil uji Duncan menunjukkan bahwa P1 menghasilkan tinggi batang tertinggi dengan rata-rata 7 cm dan P1 juga menghasilkan jumlah daun rata-rata tertinggi 9 helai.

Cite

CITATION STYLE

APA

Zuraidah, Z., Yanti, R., Dewi, C. R., Rahmawati, L., & Eriawati, E. (2026). Pertumbuhan tanaman cabai merah (Capsicum annuum L.) pada berbagai media tanam. Filogeni: Jurnal Mahasiswa Biologi, 6(1), 61–67. https://doi.org/10.24252/filogeni.v6i1.58537

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free