Aktivitas Ekstrak Metanol Kulit Pisang (Musa paradisiaca L.) sebagai Antitukak Lambung Pada Tikus Putih (Rattus norvegicus)

  • Azlin E
  • Agustina R
  • Rusli R
N/ACitations
Citations of this article
21Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Ekstrak metanol kulit pisang diketahui memiliki aktivitas antioksidan yang cukup baik dan secara empiris kulit pisang terkadang dikonsumsi untuk mengatasi gangguan pada lambung sehingga penelitian ini akan menguji aktivitas ekstrak metanol kulit pisang sebagai antitukak lambung. Induksi tukak lambung dilakukan dengan menggunakan etanol secara oral pada tiap hewan uji. Hewan uji dibagi menjadi 5 kelompok secara acak yaitu kelompok kontrol negatif yang diberi NaCMC 0,5%; kelompok kontrol positif yang diberi Sukralfat 80 mg/200 g BB; kelompok uji 1, 2, 3 dan 4 diberi ekstrak metanol kulit pisang dengan dosis 60 mg/200 g BB, 70 mg/200 g BB, 80 mg/200 g BB dan 90 mg/200 g BB. Pengamatan kondisi tukak lambung dinilai dengan menggunakan Indeks Tukak (IT) dan Daya Pencegahan (DP). Hasil analisis data menunjukkan bahwa ketiga dosis uji memiliki aktivitas yang berbeda bermakna (p < 0,05) dengan kelompok kontrol negatif. Ekstrak metanol kulit pisang memiliki potensi sebagai antitukak lambung dengan dosis efektif sebesar 80 mg/200 g BB.

Cite

CITATION STYLE

APA

Azlin, E. P., Agustina, R., & Rusli, R. (2016). Aktivitas Ekstrak Metanol Kulit Pisang (Musa paradisiaca L.) sebagai Antitukak Lambung Pada Tikus Putih (Rattus norvegicus). Proceeding of Mulawarman Pharmaceuticals Conferences, 3, 168–172. https://doi.org/10.25026/mpc.v3i2.104

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free