Abstract
Pembelajaran atletik di Sekolah Dasar memiliki bentuk berbeda dengan pola pembelajaran di SMP maupun SMA. Di Sekolah Dasar, atletik diajarkan dalam bentuk permainan Kids Athletic yang terdiri dari berbagai gerakan berlari, melempar dan meloncat. Materi meloncat diajarkan dalam bentuk Loncat Katak melalui berbagai metode pengajaran maupun metode latihan. Tujuan penelitian ini yaitu ingin mengetahui pengaruh latihan loncat tali terhadap hasil loncat katak pada siswa Sekolah Dasar. Penelitian mengunakan metode quasi eksperimen dengan desain One Group Pretest-Posttest Design. Populasi pada penelitian ini yaitu SD Negeri Simpang Tiga kelas V, sedangkan sampel yaitu SD Negeri Simpang Tiga kelas VB dengan jumlah 18 siswa putra dan 21 siswa putri total sampel yaitu 39 siswa, teknik sampling menggunakan cluster random sampling. Instrumen penelitian adalah tes Standing Board Jump (Nurhasan and Cholil 2014) dengan validitas 0,607 dan reliabilitas 0,963. Hasil penelitian menunjukkan terdapat pengaruh latihan skipping terhadap hasil loncat katak siswa kelas V B SD Negeri Simpang Tiga dengan besarnya pengaruh yaitu sebesar 6.66% sedangkan 93.34% merupakan faktor lain yang tidak diteliti oleh peneliti. Kesimpulan dari penelitian ini yaitu salah satu metode latihan atau pembelajaran yang dapat digunakan bagi siswa Sekolah Dasar untuk meningkatkan hasil loncat katak (standing broad Jump) yaitu metode latihan skipping.
Cite
CITATION STYLE
Sina, I., & Pelariyanto, E. (2020). Pengaruh Latihan Skipping Terhadap Hasil Loncat Katak Pada Siswa Sekolah Dasar. Physical Activity Journal, 1(2), 176. https://doi.org/10.20884/1.paju.2020.1.2.2471
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.