Determinan pemberian ASI eksklusif pada ibu menyusui di Puskesmas I Denpasar Barat

  • NM A
  • NK A
N/ACitations
Citations of this article
175Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

ASI merupakan makanan terbaik yang dapat membantu proses pertumbuhan dan perkembangan bayi. World Health Organization (WHO) merekomendasikan Global Strategy for Infant and Young Child Feeding yang merupakan empat hal esensial dalam pemberian makanan bayi dan anak, salah satunya adalah pemberian ASI saja kepada bayi sampai umur 6 bulan, atau yang disebut dengan ASI ekslusif. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui determinan pemberian ASI Eksklusif pada ibu menyusui. Desain penelitian ini adalah cross-sectional analitik. Subjek penelitian menggunakan 80 ibu yang memiliki bayi umur 6-12 bulan di Puskesmas I Denpasar Barat dengan analisis yang digunakan adalah chi-square dan regresi poisson. Hasil penelitian didapatkan sebagian besar (55,0%) tidak memberikan ASI Eksklusif pada bayinya. Hasil bivariat menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara pendidikan (p= 0,00), pengetahuan (p= 0,00), persepsi (p= 0,00), dukungan suami (p= 0,04), keterpaparan informasi (p= 0,00) dengan pemberian ASI Eksklusif. Faktor dominan yang mempengaruhi pemberian ASI Eksklusif yaitu persepsi dengan nilai p= 0,01 (aPR= 6,49 95%CI: 1,3-31,8).

Cite

CITATION STYLE

APA

NM, A. F., & NK, A. S. (2021). Determinan pemberian ASI eksklusif pada ibu menyusui di Puskesmas I Denpasar Barat. Jurnal Kebidanan, 10(1), 23. https://doi.org/10.26714/jk.10.1.2021.23-34

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free