Pendataan Arsip Ijazah Alumni SMK Swasta Pencawan Medan Menggunakan Metode Waterfall

  • Br Sembiring L
  • Ratna Wati Simbolon
N/ACitations
Citations of this article
7Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

SMK Swasta Pencawan Medan mengalami masalah pada proses pendataan ijazah dan pencarian ijazah dilakukan pada buku besar. Berkas ijazah yang telah diambil dan dicatat pada buku jurnal atau buku besar berkas ijazah yang belum diambil akan disimpan ke dalam lemari Arsip menurut map perjurusan dan dipisahkan permap menurut tahun kelulusan ijazah, namun berkas arsip ijazah yang disimpan kedalam rak masih tertumpuk dan belum diurutkan berdasarkan nomor urut arsip. Pada saat data ijazah dibutuhkan kembali, maka harus mencari kedalam buku jurnal terlebih dahulu sebelum kelemari pengarsipan. Hal ini menyebabkan pada saat pencarian data ijazah membutuhkan waktu yang lama yaitu 10 sampai 15 menit, karena data yang dibutuhkan tertumpuk menjadi satu dengan pendataan ijazah yang sebelumnya sudah ada dan belum terurut sesuai dengan nomor urut yang telah dibuat sebelumnya dan dalam pengelolaan data arsip ijazah siswa masih menggunakan cara manual, sehingga bisa memakan waktu yang lama dalam pengelolaan data. Oleh Karena itu penulis berusaha membuat sebuah Rekayasa Perangkat Lunak Pendataan Arsip ljazah Menggunakan Metode Waterfall untuk mempermudah pengelolaan data dibidang Tata Usaha Sekolah. Pengembangan Rekayasa Perangkat Lunak Metode Waterfall menggunakan diagram Bagan Alir Dokumen, Diagram konteks, relasi antar tabel, sedangkan untuk bahasa pemrograman menggunakan Visual Studio 2012.

Cite

CITATION STYLE

APA

Br Sembiring, L. Y., & Ratna Wati Simbolon. (2024). Pendataan Arsip Ijazah Alumni SMK Swasta Pencawan Medan Menggunakan Metode Waterfall. LOFIAN: Jurnal Teknologi Informasi Dan Komunikasi, 4(1), 42–47. https://doi.org/10.58918/lofian.v4i1.261

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free