Abstract
STEAM membantu mengembangkan siswa sebagai kunci untuk beradaptasi dengan masa depan sehingga memiliki kemampuan untuk berpartisipasi dalam kehidupan selanjutnya. STEAM pada dasarnya perlu diimplementasikan sejak dini kepada anak supaya dapat berpikir kritis dan kreatif untuk dapat memecahkan masalah. Penelitian ini mengkaji tentang peningkatan kreativitas anak usia dini melalui pembelajaran STEAM berbasis loose parts. Loose parts atau lepasan adalah bahan-bahan yang tersedia di lingkungan atau alam yang dapat dimanfaatkan anak sebagai bahan belajar yang menyenangkan melalui kegiatan eksploratif yang mampu mengembangkan kreativitas anak. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode kualitatif berupa penelitian dengan analisis deskiptif. Teknik yang digunakan termasuk dalam kategori jenis penelitian Literatur Study. Studi literatur menggunakan sumber dari buku, jurnal, dan artikel yang terdiri atas dua buah buku, tujuh belas jurnal penelitian, dan satu artikel, Temuan analisis ditinjau dan ditulis menggunakan bahasa yang tepat dan sistematis. Hasil yang diperoleh bahwa melalui pembelajaran STEAM berbasis loose parts terbukti bahwa dapat meningkatkan tidak hanya kreativitas dan berpikir kritis pada anak usia dini, melainkan meningkatnya kerjasama, komunikasi, dan imajinasi anak. Hal ini disebabkan karena dalam proses pembelajaran STEAM berbasis loose parts anak mengeksplorasi bahan dan berpikir kreatif untuk memaksimalkan dan menciptakan sesuatu dari bahan loose parts yang disediakan.
Cite
CITATION STYLE
Maarang, M., Khotimah, N., & Maria Lily, N. (2023). Analisis Peningkatan Kreativitas Anak Usia Dini melalui Pembelajaran STEAM Berbasis Loose Parts. Murhum : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 4(1), 309–320. https://doi.org/10.37985/murhum.v4i1.215
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.