NGEBETTEN Rekonstruksi Identitas dan Juluk Adok pada Masyarakat Adat Keratuan Melinting Lampung

  • et al.
N/ACitations
Citations of this article
28Readers
Mendeley users who have this article in their library.
Get full text

Abstract

Penelitian ini mengenai ngebetten, yaitu suatu proses rekontruksi identitas dalam pengambilan gelar adat (juluk adok) pada masyarakat adat Keratuan Melinting Lampung Timur. Meskipun dalam kekuatiran akan kepunahannya, namun saat ini orang berlomba-lomba lagi untuk mengambil gelar adat melalui ngebetten, meskipun bukan karena keturunan sekalipun. Prosesinya disebut dengan Bejeneng. Bejeneng merupakan salah satu rangkaian upacara pengambilan gelar adat pada masyarakat adat Keratuan Melinting Lampung. Penelitian ini sangat penting dilakukan karena dibalik kekuatiran akan kepunahan budaya Lampung, namun rekonstruksi identitas melalui pemberian gelar pada upacara adat semakin sering dilakukan. Hal ini berkaitan dengan pentingnya identitas baru bagi para komunitas tersebut. Sehingga penelitian akan difokuskan pada proses ritual ngebetten dan analisis rekonstruksi identitas. Penelitian ini menggunakan metode penelitian Kualitatif, dengan teknik pengambilan data wawancara mendalam, pengamatan terlibat dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan triangulasi, peer review dan member check.

Cite

CITATION STYLE

APA

Ratnasari, Y. … Sidemen, I. G. (2020). NGEBETTEN Rekonstruksi Identitas dan Juluk Adok pada Masyarakat Adat Keratuan Melinting Lampung. SOSIOLOGI: Jurnal Ilmiah Kajian Ilmu Sosial Dan Budaya, 22(1), 1–23. https://doi.org/10.23960/sosiologi.v22i1.45

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free