Perbedaan Kadar Laktat Dehidrogenase (LDH) pada Berbagai Derajat Keparahan Preeklampsia

  • Novara T
  • Harini I
  • Sutrisno S
N/ACitations
Citations of this article
105Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Preeklampsia adalah penyakit kehamilan akibat disfungsi plasenta serta merupakan penyebab kesakitan dan kematian maternal maupun perinatal di Indonesia. Laktat dehidrogenase (LDH) adalah enzim intraseluler yang dapat menandai adanya jejas pada sel dan jaringan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan kadar LDH pada berbagai derajat keparahan preeklampsia. Penelitian ini menggunakan desain analitik observasional dengan pendekatan kasus kontrol. Subjek dibagi menjadi 3 kelompok yaitu normotensi, preeklampsia ringan (PER) dan preeklampsia berat (PEB). Data dianalisis menggunakan uji Kruskal-Wallis dan Mann Whitney. Hasil penelitian didapatkan perbedaan kadar LDH antara kelompok normotensi dengan PER (p=0,031) dan antara normotensi dengan PEB (p=0,039) dengan kadar LDH pada PEB secara bermakna paling rendah dibandingkan dengan PER dan normotensi.

Cite

CITATION STYLE

APA

Novara, T., Harini, I. M., & Sutrisno, S. (2019). Perbedaan Kadar Laktat Dehidrogenase (LDH) pada Berbagai Derajat Keparahan Preeklampsia. Jurnal Kedokteran Brawijaya, 30(4), 272–276. https://doi.org/10.21776/ub.jkb.2019.030.04.7

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free