Potret Pendidikan Indonesia dalam Puisi ”Sajak Anak Muda” Karya WS Rendra

  • Prismarini R
  • Darmawan J
N/ACitations
Citations of this article
12Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Abstract: Education is a sub-system that interrelates with other essential sub-systems. In the New Order era, the government policy on education had given rise myths that stimulate youth to prefer things pragmatically and instantly. Education, then, is no longer experienced and perceived as humanizing process. Poetry is one of transmitting message channel using many symbols that contain portraits of such situation. Using semiotic approach, this essay explains the myths and ideologies on education in Indonesia using one of WS Rendra’s poem: “Sajak Anak Muda”.Abstrak: Pendidikan merupakan sub-sistem yang interelatif dengan sub-sub sistem lain. Pada jaman Orde Baru implementasi kebijakan pendidikan telah melahirkan mitos hingga melahirkan anak didik yang lebih suka pada hal-hal pragmatis dan instan. Pendidikan tidak lagi dihayati sebagai proses yang memanusiakan. Puisi adalah satu media penyampaian pesan dengan banyak perlambang, yang di dalamnya dapat ditemukan suatu potret situasi. Menggunakan pendekatan semiotik, tulisan ini mencoba membongkar mitos dan ideologi tentang pendidikan di Indonesia melalui puisi karya Rendra berjudul ”Sajak Anak Muda”.Â

Cite

CITATION STYLE

APA

Prismarini, R., & Darmawan, J. J. (2013). Potret Pendidikan Indonesia dalam Puisi ”Sajak Anak Muda” Karya WS Rendra. Jurnal ILMU KOMUNIKASI, 8(2). https://doi.org/10.24002/jik.v8i2.176

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free