HEAT STROKE RELAPS PADA PERSONIL MILITER : SEBUAH LAPORAN KASUS

  • Huningkor Y
  • Hergani A
  • Huningkor Y
N/ACitations
Citations of this article
45Readers
Mendeley users who have this article in their library.
Get full text

Abstract

Heat Stroke merupakan situasi mengancam nyawa yang di tandai dengan peningkatan suhu tubuh dengan tidak adanya tindakan pengeluaran panas kompensatorik karena kegagalan total sistem termoregulasi hipotalamus yang berakibat kegagalan multi-organ. Di Amerika Serikat, prevalensi morbiditas berkisar 17,6-26,5 kasus per 100.000 penduduk. Di Arab Saudi, morbiditas 22-250 kasus per 100.000 penduduk, dengan mortalitas 50%.  Artikel ini melaporkan kasus seorang personil militer 20 thn, mengalami demam tinggi disertai kejang beberapa kali saat mengikuti kegiatan latihan fisik pada suhu lingkungan yang panas. Pasien di berikan penatalaksanan awal di puskesmas dan dirujuk ke RS Tentara. Pasien dalam keadaan stabil dan di rawat di bangsal dengan diagnosis Exertional Heat Stroke.  Keadaan umum pasien mulai membaik dalam 24 jam, namun terjadi relaps dengan peningkatan suhu tubuh > 40 °C. Terjadi keterlambatan dalam tindakan pendinginan karena pasien tidak di pantau secara ketat di bangsal. keadaan umum pasien kian menurun hingga  terjadi henti jantung serta kematian. oleh karena itu, Monitoring ketat harus dilakukan pada pasien heat stroke karena kemungkinan timbulnya relaps. Kata Kunci: Heat stroke, Exertional, Relaps

Cite

CITATION STYLE

APA

Huningkor, Y., Hergani, A., & Huningkor, Y. (2019). HEAT STROKE RELAPS PADA PERSONIL MILITER : SEBUAH LAPORAN KASUS. Molucca Medica, 45–49. https://doi.org/10.30598/molmed.2019.v12.i2.45

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free