Abstract
Organisasi mendorong sumber daya manusia untuk bersaing satu sama lain untuk pencapaian terbaik mereka. Kebutuhan akan prestasi dalam organisasi akan sangat didukung oleh kepemilikan individu atas pengetahuan yang tertanam. Namun jika prestasi tidak dilandasi dengan nilai-nilai spiritual, maka akan menjadi persaingan tidak sehat yang akan memperburuk kinerja. sehingga nilai-nilai agama sangat menentukan dalam membentuk motivasi berprestasi seseorang. Tujuan penelitian yakni menganalisis peran Tacit Knowledge, Religiusitas, dan Motivasi Berprestasi dalam Peningkatan Kinerja Sumber Daya Manusia dengan populasi yakni seluruh guru MI di Provinsi Jawa Tengah sebanyak 190 orang. Teknik pengambilan sampel dengan purposive sampling pada pegawai yang masa kerja lebih dari 5 tahun. Data diukur menggunakan skala Likert 1 sampai 10 dan dianalisis menggunakan alat statistik PLS SEM. Adapun hasil penelitian yakni Tacit Knowledge dan Religiusitas berpengaruh signifikan terhadap Motivasi Berprestasi. Kemudian Tacit Knowledge, Religiusitas, dan Motivasi Berprestasi berpengaruh signifikan terhadap Kinerja SDM. Motivasi berprestasi berperan sebagai variabel mediasi terhadap pengaruh antara religiusitas dan kinerja SDM. Namun, motivasi berprestasi tidak dapat bertindak sebagai variabel mediasi pada pengaruh antara pengetahuan tacit dan kinerja SDM.
Cite
CITATION STYLE
Imron, A., & Pratiwi, R. (2022). Peningkatan Kinerja Sumber Daya Manusia Melalui Tacit Knowledge dan Religiusitas: Peran Motivasi Berprestasi Sebagai Mediasi Studi Guru Madrasah Ibtdidaiyah. Jurnal Basicedu, 6(3), 3713–3719. https://doi.org/10.31004/basicedu.v6i3.2693
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.