Abstract
Peradaban sebagai bukti nyata keberadaan manusia selalu dijadikan tolak ukur penilaian terhadap tingkat kemapanan komunitas tertentu. Kelahirannya merupakan hasil dari integrasi yang sinergis antara pandangan hidup manusia yang mendasari setiap gerakan manusia sebagai hasil dari proses transfer ilmu pengetahuan melalui pendidikan. Keterikatan antar ilmu pengetahuan, pendidikan dan pandangan hidup menjadi dasar untuk memahami secara deskriptif relativitas dan kompleksitas masyarakat sosial. Pandangan hidup dalam hal ini merupakan titik utama terwujudnya peradaban yang besar secara lahir maupun bathin. Oleh karena itu untuk menuju ke arah pandangan hidup yang tepat maka perhatian akan kualitas konsep pendukungnya yaitu ilmu pengetahuan dan pendidikan harus selalu ditingkatkan. Islam memandang sebuah peradaban besar hanya akan lahir melalui proses pengolahan ilmu pengetahuan yang tepat dengan mengedepankan konsep pendidikan yang holistik. Konsep yang menyeluruh dan mencakup segala aspek kehidupan manusia baik lahiriyah maupun batiniyah. Dan penerapan sistem kurikulum yang integrative merupakan salah satu upayanya mencetak generasi yang beradab dalam segala hal. Sehingga diharapkan akan menghasilkan pandangan hidup yang mampu mendasari lahirnya peradaban manusia yang besar.
Cite
CITATION STYLE
. A. (2011). Mencetak Generasi Beradab Melalui ‘Kurikulum yang Integratif’ (Respon atas Gerakan Liberalisasi Pendidikan Islam). At-Ta’dib, 6(1). https://doi.org/10.21111/at-tadib.v6i1.550
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.