Eksplorasi Tanah Liat dan Budaya Lokal Sebagai Media Pembelajaran Kreatif Dengan Pendekatan Saintifik

  • Septiarsih E
  • Mudiono A
  • Samawi A
N/ACitations
Citations of this article
6Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan secara mendalam bagaimana kegiatan eksplorasi tanah liat yang dikaitkan dengan nilai-nilai budaya lokal dapat mengembangkan kreativitas anak usia dini melalui penerapan pendekatan saintifik. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus yang dilaksanakan di TK Pertiwi Mayangsari Bendosewu 02, Kabupaten Blitar. Peneliti hadir secara langsung sebagai instrumen utama untuk melakukan observasi, wawancara, dan dokumentasi secara sistematis. Analisis data dilakukan melalui tahapan Miles dan Huberman, yaitu reduksi data, penyajian data, serta penarikan dan verifikasi kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan eksplorasi tanah liat yang dipadukan dengan budaya lokal mampu menstimulasi kreativitas anak secara menyeluruh, meliputi aspek kognitif, motorik halus, imajinasi, dan kemampuan memecahkan masalah. Anak menjadi lebih berani bereksperimen, mengenal bentuk-bentuk baru, serta mampu menghubungkan pengalaman budaya di lingkungan sekitar ke dalam karya yang mereka buat. Eksplorasi tanah liat berbasis budaya lokal terbukti efektif sebagai sarana pengembangan kreativitas anak usia dini dalam konteks pembelajaran saintifik.  Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan secara mendalam bagaimana kegiatan eksplorasi tanah liat yang dikaitkan dengan nilai-nilai budaya lokal dapat mengembangkan kreativitas anak usia dini melalui penerapan pendekatan saintifik. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus yang dilaksanakan di TK Pertiwi Mayangsari Bendosewu 02, Kabupaten Blitar. Peneliti hadir secara langsung sebagai instrumen utama untuk melakukan observasi, wawancara, dan dokumentasi secara sistematis. Analisis data dilakukan melalui tahapan Miles dan Huberman, yaitu reduksi data, penyajian data, serta penarikan dan verifikasi kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan eksplorasi tanah liat yang dipadukan dengan budaya lokal mampu menstimulasi kreativitas anak secara menyeluruh, meliputi aspek kognitif, motorik halus, imajinasi, dan kemampuan memecahkan masalah. Anak menjadi lebih berani bereksperimen, mengenal bentuk-bentuk baru, serta mampu menghubungkan pengalaman budaya di lingkungan sekitar ke dalam karya yang mereka buat. Eksplorasi tanah liat berbasis budaya lokal terbukti efektif sebagai sarana pengembangan kreativitas anak usia dini dalam konteks pembelajaran saintifik.

Cite

CITATION STYLE

APA

Septiarsih, E., Mudiono, A., & Samawi, A. (2026). Eksplorasi Tanah Liat dan Budaya Lokal Sebagai Media Pembelajaran Kreatif Dengan Pendekatan Saintifik. Jurnal Pendidikan: Riset Dan Konseptual, 10(1), 214–223. https://doi.org/10.28926/riset_konseptual.v10i1.1425

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free