AKUMULASI LOGAM BERAT KROM(Cr) PADA TANAMAN KENTANG (Solanum tuberosum L.)AKIBAT PEMBERIAN PESTISIDA, PUPUK ORGANIK DAN KOMBINASINYA

  • Manurung1 M
  • Setyo Y
  • Repli Suandewi2 N
N/ACitations
Citations of this article
55Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Pada saat ini para petani kentang  cenderung berorientasi pada produksi yang tinggi, tanpa memperhatikan kualitas kentang yang dihasilkan, khususnya kandungan logam berat krom. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian pupuk organik, pestisida dan kombinasinya terhadap peningkatan kadar logam berat krom (Cr), serta distribusinya pada tanaman kentang( Solanum tuberosum L.). Penelitian dilakukan dengan empat perlakuan yang berbeda yaitu; tanaman kentang tanpa perlakuan (P1), diberi pestisida( P2), diberi pupuk Organik (P3), diberi pestisida dan pupuk organik(P4). Pengamatan dilakukan mulai dari pembibitan hingga pada pasca panen. Akumulasi logam krom total pada setiap bagian tanaman dianalisis secara perodik,setiap bulan  menggunakan spektofotometer serapan atom. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lahan pertanian, pestisida, pupuk organik dan bibit kentang mengandung logam berat Cr. Pemberian pestisida, pupuk organik dan kombinasinya berperan dalam meningkatkan kandungan logam berat krom  pada setiap bagian tanaman kentang. Kata kunci: kentang, kromium, logam berat, pestisida, pupuk oganik

Cite

CITATION STYLE

APA

Manurung1, M., Setyo, Y., & Repli Suandewi2, N. P. N. (2018). AKUMULASI LOGAM BERAT KROM(Cr) PADA TANAMAN KENTANG (Solanum tuberosum L.)AKIBAT PEMBERIAN PESTISIDA, PUPUK ORGANIK DAN KOMBINASINYA. Jurnal Kimia, 165. https://doi.org/10.24843/jchem.2018.v12.i02.p12

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free