Abstract
Pohon kelapa memegang peranan penting dalam kehidupan masyarakat di Bali. Pohon kelapa sangat bermanfaat sebagai bagian dari upacara agama Hindu di Bali. Mulai dari batang pohon kelapa dapat digunakan sebagai bahan bangunan rumah, buah kelapa yang digunakan sebagai bagian dari upacara dan pengobatan tradisional, hasil olahan kelapa minyak kelapa, daun kelapa dapat digunakan sebagai sesaji upacara agama Hindu. di Bali. Berdasarkan kenyataan tersebut, pencipta terinspirasi untuk menggunakan daun kelapa sebagai ide untuk menciptakan karya seni karawitan berjudul NGULAT. Ngulat adalah anyaman atau yang terbuat dari bambu, daun pandan atau daun kelapa. Metode yang digunakan dalam karya seni karawitan inovatif “Ngulat” adalah metode Alma M. Hawkins yang dibagi menjadi tiga tahap yaitu tahap penilaian, percobaan dan pembentukan. Proses penciptaan yang digunakan oleh para komponis berdasarkan struktur triangga: pangawit, pangawak, dan pangecet. Gamelan Semar Pegulingan dipilih oleh pencipta untuk mengubah gagasan anyaman janur menjadi kombinasi indah tujuh nada dalam gamelan Semar Pegulingan dengan patet selisir dan patet selendro alit, yang didukung oleh 13 (tiga belas) pemain musik dari Mekar Seruni Sanggar di Banjar Sayan Delodan, Desa Wherdi Bhuana, Kecamatan Mengwi, Kabupaten Badung.
Cite
CITATION STYLE
Sumantra, I. M. A., & Partha, I. K. (2023). Innovative Karawitan Artwork Ngulat | Karya Karawitan Inovatif Ngulat. GHURNITA: Jurnal Seni Karawitan, 3(3). https://doi.org/10.59997/jurnalsenikarawitan.v3i3.2159
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.