Studi Kasus Intervensi Penerapan Latihan Komunikasi Asertif untuk Mengontrol Marah pada Pasien Risiko Perilaku Kekerasan

  • Nur Afifatun Ainy
  • Ririn Isma Sundari
  • Sri Imaniyati
N/ACitations
Citations of this article
78Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Tujuan: Riset ini bertujuan untuk menerapkan latihan komunikasi asertif guna mengontrol marah pada pasien risiko perilaku kekerasan. Metode: Desain penelitian yang digunakan berupa penelitian kualitatif studi kasus pada satu subjek yaitu Nn S berusia 26 tahun dengan risiko perilaku kekerasan. Instrumen penelitian yang digunakan berupa asuhan keperawatan jiwa. Intervensi dilakukan selama 3 hari berturut-turut dengan Strategi Pelaksanaan 1-4 pada risiko perilaku kekerasan dan dilakukan evaluasi setiap selesai tindakan.  Hasil: Hasil riset didapatkan latihan komunikasi asertif lebih efektif dalam mengontrol marah pada Nn S yang ditunjukkan pasien mampu mengungkapkan rasa marah dengan cara yang baik. Kesimpulan: Latihan komunikasi asertif sangat efektif diterapkan pada pasien dengan risiko perilaku kekerasan untuk mengontrol marah, serta dapat dijadikan sebagai intervensi keperawatan mandiri untuk pasien risiko perilaku kekerasan baik dalam masa pengobatan ataupun pemulihan.

Cite

CITATION STYLE

APA

Nur Afifatun Ainy, Ririn Isma Sundari, & Sri Imaniyati. (2023). Studi Kasus Intervensi Penerapan Latihan Komunikasi Asertif untuk Mengontrol Marah pada Pasien Risiko Perilaku Kekerasan. INDOGENIUS, 2(3), 230–237. https://doi.org/10.56359/igj.v2i3.263

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free