Dampak Kesehatan Korban Domestic Violence

  • Meilinda V
  • Indreswati I
N/ACitations
Citations of this article
93Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Domestic Violence atau Kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) menjadi hal penting karena sepanjang tahun 2022 Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak mencatat 16.899 kasus, jumlah dari korban kekerasan mencapai 18.142 orang. Kota Bukittinggi di urutan kedua terbanyak kasus yaitu 29 kasus KDRT tahun 2022. Tindakan ini mengakibatkan gangguan mental, sakit fisik, stress pasca trauma, depresi hingga keinginan untuk mengakihiri hidup. Tujuan penelitian ini untuk mengekplorasikan dan mengidentifikasi berbagai fenomena Domestic Violence serta mendeskripsikan dampak kesehatan terhadap korban. Metode penelitian Mixed Methods  dengan memanfaatkan segala fenomena secara akurat menggabungkan pendekatan kualitatif dan kuantitatif dengan rancangan Strategic Eksplanatoris Sekuensial dengan 25 responden yang bersedia untuk menjadi informan. Pengumpulan data dilakukan secara observasi dan in-depth interview dengan menggunakan Interpretative Phenomenological disesuaikan dengan Undang-undang RI No.23 Tahun 2004 tentang Penghapusan Kekerasan Dalam Rumah Tangga. Hasil penelitian didapatkan bahwa sebagian besar korban mengalami stress pasca trauma akibat perlakuan kekerasan fisik, mengalami depresi akibat dari perlakuan kekerasan psikis dan sebagian kecil hampir mengalami gangguan kesehatan mental akibat sebagian besar dari kekerasan seksual yang sempat ditangani dengan pendampingan medis kesehatan jiwa. Disimpulkan bahwa upaya pendampingan keluarga terutama pada korban akibat KDRT sangat dibutuhkan karna dampak yang ditimbulkan cukup mempengaruhi kesehatan mental korban.

Cite

CITATION STYLE

APA

Meilinda, V., & Indreswati, I. (2023). Dampak Kesehatan Korban Domestic Violence. JURNAL KESEHATAN PERINTIS (Perintis’s Health Journal), 10(1), 7–13. https://doi.org/10.33653/jkp.v10i1.987

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free