PEMANFAATAN TEPUNG KULIT ARI KEDELAI (Glycine max) SEBAGAI PENAMBAH SERAT PADA COOKIES DENGAN FLAVOR PISANG AMBON (Musa acuminata Colla)

  • Akhmad Mustofa R
N/ACitations
Citations of this article
88Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Kulit ari kedelai dapat dimanfaatkan sebagai olahan makanan atau tambahan makanan yang fungsinya untuk memenuhi kebutuhan protein dan serat pada makanan yang dikonsumsi. Tujuan penelitian ini adalah untuk menghasilkan cookies yang memiliki sifat fungsional dan mengurangi penggunaan tepung terigu sebagai bahan pembuatan cookies serta dapat menghasilkan cookies yang bergizi tinggi. Penelitian dilakukan dengan metode Rancangan Acak Lengkap (RAL) faktorial yang terdiri dari 2 faktor yaitu perbandingan tepung kulit ari kedelai dan tepung terigu dan penambahan puree pisang ambon.Faktor pertama perbandingan berat berat tepung kulit ari kedelai dan tepung terigu (1:9, 2:8 dan 3:7 Faktor kedua penambahan puree pisang ambon sebesar 6, 8 dan 10%. Hasil pnelitian ini menunjukan kombinasi perbandingan tepung kulit ari kedelai dengan tepung terigu 2:8 dan puree pisang ambon 10% adalah yang paling optimal selain mengandung serat yang cukup yaitu sebesar 10,95% juga disukai para panelis. Perlakuan ini menghasilkan cookies dengan kadar air 4,59%, kadar gula 31,72%, kadar serat kasar 9,53%, kadar protein 7,75%, Warna kuning keemasan 3,07, tekstur renyah 3,27, rasa dan aroma pisang 3,67 dan kesukaan keseluruhan 3,87 (paling disukai).

Cite

CITATION STYLE

APA

Akhmad Mustofa, R. S. A. A., Yannie Asrie Widanti &. (2019). PEMANFAATAN TEPUNG KULIT ARI KEDELAI (Glycine max) SEBAGAI PENAMBAH SERAT PADA COOKIES DENGAN FLAVOR PISANG AMBON (Musa acuminata Colla). JURNAL TEKNOLOGI DAN INDUSTRI PANGAN, 3(2). https://doi.org/10.33061/jitipari.v3i2.2695

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free