Abstract
Latar Belakang: Secara geografis negara Indonesia memiliki potensi bencana alam yang tinggi, salah satunya adalah tanah longsor. Peristiwa bencana tanah longsor menimbulkan berbagai dampak diantaranya adalah terhadap pasikososial pada penyintas. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan utama yaitu mengidentifikasi upaya penanganan dampak psikososial yang dilakukan para penyintas bencana tanah longsor di Kabupaten Kuningan.Metode: Desain penelitian yang digunakan yaitu deskriptif eksploratif. Teknik pengambiilan sampel menggunakan aksidental sampling sebanyak 101 responden. dan pengumpulan data menggunakan kuesioner. Analisis data menggunakan persentase.Hasil: Hasil penelitian didapatkan ada tiga model pendekatan self help yang dilakukan oleh penyitas dalam menangani dampak psikososial pasca bencana yang dialaminya yaitu pendekatan religiusitas, pendekatan distraksi energi, dan pendekatan rasionalitas.Kesimpulan: Pendekatan religiusitas merupakan pendekatan yang paling banyak digunakan oleh penyitas. Pendekatan ini dinilai lebih optimal dalam mengatasi stress. Hasil penelitian ini perlu ditindaklanjuti dengan mengoptimalkan peranan tokoh agamaLatar Belakang: Secara geografis negara Indonesia memiliki potensi bencana alam yang tinggi, salah satunya adalah tanah longsor. Peristiwa bencana tanah longsor menimbulkan berbagai dampak diantaranya adalah terhadap pasikososial pada penyintas. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan utama yaitu mengidentifikasi upaya penanganan dampak psikososial yang dilakukan para penyintas bencana tanah longsor di Kabupaten Kuningan. Metode: Desain penelitian yang digunakan yaitu deskriptif eksploratif. Teknik pengambiilan sampel menggunakan aksidental sampling sebanyak 101 responden. dan pengumpulan data menggunakan kuesioner. Analisis data menggunakan persentase. Hasil: Hasil penelitian didapatkan ada tiga model pendekatan self help yang dilakukan oleh penyitas dalam menangani dampak psikososial pasca bencana yang dialaminya yaitu pendekatan religiusitas, pendekatan distraksi energi, dan pendekatan rasionalitas. Kesimpulan: Pendekatan religiusitas merupakan pendekatan yang paling banyak digunakan oleh penyitas. Pendekatan ini dinilai lebih optimal dalam mengatasi stress. Hasil penelitian ini perlu ditindaklanjuti dengan mengoptimalkan peranan tokoh agama.
Cite
CITATION STYLE
Asmadi, A. (2024). PENDEKATAN SELF HELP PENYITAS DALAM PENANGANAN DAMPAK PSIKOSOSIAL BENCANA LONGSOR DI KABUPATEN KUNINGAN. Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada: Health Sciences Journal, 15(01), 292–301. https://doi.org/10.34305/jikbh.v15i01.1047
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.